Perjalanan Melihat Fenomena Aurora Borealis di Norwegia – Bagian 3

Author - February 20, 2018
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

​Bagian ketiga dari cerita perjalanan kami di Norwegia untuk melihat fenomena aurora. Bagian pertama bisa dibaca disini ya.

Ini hari keempat perjalanan kami melihat aurora, yang berarti hari terakhir kami berada di Tromsø karena besok pagi kami akan terbang ke Svalbard, pemukiman manusia terdekat dengan kutub utara. Jujur udah agak bosan disini, karena Tromsø memang kota kecil jadi ga banyak yang dilihat, dan tiap jalan-jalan sedikit ketemunya tempat itu lagi dan lagi.. Entah apa kami yang kurang jauh-jauh jalannya.

Banyak yang menghabiskan waktu di hari ini dengan membeli oleh-oleh dan malamnya berencana untuk berburu aurora lagi. Tapi kali ini Kang Herry punya rencana berbeda, melihat fenomena aurora dari tepi pantai Telegrafbukta. Karena kalau di Fjellheisen waktu dibatasi cuma bisa sampai jam 10, jam terakhir beroperasinya cable car, sementara di Telegrafbukta bisa sampai jam 12 malam, jadwal bis terakhir.

Pantai Telegrafbukta di siang hari.

Sore hari beberapa peserta mengabarkan kalau ngga ikutan ke pantai. Sekian malam ke atas bukit dengan cuaca dingin memang bikin badan tepar sih, apalagi kita-kita yang datang dari negara tropis. Dan udara pantai kemungkinan lebih dingin daripada bukit, sepertinya badan ngga sanggup. Saya dan beberapa teman lalu memutuskan tidak ikutan juga.

Akhirnya group terbagi dua, tim tepi pantai dan tim hotel.

Hari Keempat di Tromsø Untuk Melihat Fenomena Aurora

Kami yang tetap di hotel akhirnya berkeliling ke toko-toko dan cafe terdekat yang belum sempat dicoba dan pastinya belanja dong.

gambar fenomena aurora

Salah satu sudut kota Tromsø, banyak kapal-kapal seperti ini.

Malamnya saat sudah kembali di hotel, sekitar pukul 9 ketika kami sedang ngobrol-ngobrol sembari makan, tiba-tiba tim tepi pantai mengabarkan di whatsapp group kalau aurora muncul! Tergopoh-gopoh kami langsung keluar. Ternyata beneran muncul, banyaaak, besar, dan terang benderang! Masya Allah!

Ga henti-henti kami jejeritan dan melihat aurora dengan takjub. Benar-benar bagus yang bikin speechless! Aurora tampak bergerak-gerak di langit, terkadang berbentuk seperti spiral yang berpendar, berwarna hijau-putih, yang terkadang pendarannya terlihat berwarna biru keunguan.

Jangan dibayangkan gerakannya cepat seperti video-video youtube ya, karena itu sudah di hyperlapse 😁 . Gerakannya perlahan dan berpindah-pindah tempat. Terkadang tampak di atas kepala, kemudian dia berpindah ke ujung langit, terkadang justru tampak memenuhi langit. Asli saya kayak mimpi bisa lihat ini 😭 😭 .

fenomena aurora

Ini foto dari depan hotel. Aslinya langit hijau terang benderang dan banyaak auroranya. Sayang kamera kami ga memadai buat poto yang cakep 😆 .

Semua berebutan foto, karena emang sulid untuk menangkap foto dan video aurora ini, apalagi pakai kamera HP. Perlu di setting lagi yang kebayakan kami ga paham, jadinya rebutan pakai kamera yang bisa.

Kemudian kami dikirimkan foto aurora dari tim tepi laut. Lebih baguuuss dan lebih cetaaar. Bikin baper karena ga ikutan kesana.

Sekembalinya mereka ke hotel, mereka bercerita kalau disana kelihatan luar biasaaah. Karena tepi laut kan ga ada yang menghalangi pandangan seperti gedung-gedung, suasana pun gelap ga terganggu cahaya kota, dan lautnya turut memantulkan aurora. Jadi bener-bener indaah tampak berkilauan aurora diatas dan dipantulan laut.

Bu E, salah satu peserta bilang kalau dia sampai ngeri sendiri takut diculik, karena aurora berputar-putar diatas kepala macam di film-film sci-fi ketika alien mau menculik manusia hahaha.

melihat aurora

Aurora dari tim tepi pantai, difoto pakai kameranya Mba Ria yang canggih + lensa fish eye. Cakep bangeett ya 😍 .

Makin baper ‘n nyesel ga ikutan ke tepi laut dong saya. Kepikirnya udah sedekat itu kenapa saya ga ikutan aja sih. Tapi teman saya Fira yang selalu berfikir positif dan ga ikutan ke tepi laut juga, berkata “gapapa ga ikutan ke tepi laut, kalau kita ikutan kan belum tentu situasinya sama”.

Dipikir-pikir, alhamdulillah banget saya bisa lihat, tanpa kedinginan, tanpa menggigil, masih bisa sambil ngemil-ngemil ‘n ngopi-ngopi dari hotel *menghibur diri ini ceritanya 🤣*.

Besoknya kami langsung ke bandara menuju ke Svalbard, mestinya kisah perjalanan melihat fenomena aurora sudah bisa saya selesaikan sampai sini. Tapi terjadi hal yang ga terduga.

melihat aurora borealis

Boarding room menuju Svalbard.

Sesampainya di bandara, kami langsung ke ruang tunggu menunggu pesawat ke Svalbard. Sempat ada pengumuman pesawat delay. Kami menunggu lagi. Satu jam.. dua jam.. kemudian diumumkan kalau pesawat tidak bisa mengudara karena cuaca buruk di lokasi tujuan. Kebetulan memang sedikit rute penerbangan kesana, jadi tidak ada pesawat pengganti. Adanya pesawat untuk besok, padahal besok kami sudah berencana terbang dari Svalbard kembali ke Oslo.

Terus gimana?

Pihak maskapai memberikan akomodasi sebagai kompensasi, yang berarti kami menginap lagi di Tromsø dong!

Sekembalinya ke Tromsø, kami udah bingung mau ngapain dan mau kemana lagi, apalagi hotel kompensasi ini pun ga jauh-jauh dari hotel kami menginap sebelumnya. Sisi positifnya sih, malamnya kami bisa berburu aurora lagi. Terutama buat kami yang semalam ngga ikutan ke tepi laut, masih ada rasa penasaran. Sementara beberapa yang lain memilih untuk istirahat di hotel.

melihat fenomena-aurora borealis di norwegia

Pemandangan dari kamar hotel kompensasinya kayak gini. Tromsø emang cantik!

Melihat Aurora Yang Berbeda

Setelah makan malam di hotel kami menuju ke Telegrafbukta. Sejak pagi cuaca berkabut tebal sekali dan malam itu pun masih tampak banyak kabut dan tentu saja dingiiinn. Aurora muncul, hanya memang ngga seterang benderang kemarin. Kami menunggu disana selama beberapa waktu, kabut tidak tampak berkurang, aurora sempat muncul agak banyak, lalu berkurang, muncul kembali, lalu berkurang lagi.

Kami disana sekitar 3 jam, cuaca di tepi pantai memang ternyata lebih ‘berat’ daripada di atas bukit. Tanpa tempat untuk menghangatkan badan, tanpa toilet, jadi kalau kebelet ya ditahan-tahan aja 😂 . Tapi enaknya disana sepiii, cuma kita doang pengunjungnya, jadi bebas histeris teriak-teriak ketika aurora muncul.

Waktu mendekati pukul 12 malam dan kami harus segera pergi sebelum ngga ada bus. Saat itu aurora masih muncul dengan perlahan, tidak gemerlap seperti kemarin, tapi indah. Berat hati meninggalkan aurora yang tampak seolah mengikuti *ini apa sih bahasanya 😂*.

Beberapa malam melihat fenomena aurora ini, sepertinya kemunculannya tidak pernah sama, buat saya seperti ada karakternya sendiri-sendiri. Di hari pertama tampak muncul seperti malu-malu, kemunculan kedua seolah seperti pesta pora yang terang benderang, dan ketiga ini tampak misterius dan indah. Dan kemunculannya pasti selalu dimulai dengan kelebatan-kelebatan putih di langit, awalnya sedikit-sedikit, berpindah-pindah di beberapa sisi langit, kemudian putih-putih itu semakin banyak, lalu munculah aurora. Seperti persiapan pertunjukan.

Ini dari tadi imajinasi saya ada-ada aja dah ah, saking terkesima ‘n sulit jelasin pakai kata-kata hahaha.

Esok paginya kami ke bandara lagi untuk langsung ke bersiap ke Oslo. Dan setelah pengurusan tiket, ternyata penerbangan kami baru dijadwalkan jam 6 sore, yang berarti kami balik lagi (dan lagi) ke kota Tromsø daripada bengong-bengong seharian di bandara. Tapi asli ini udah kayak ga boleh keluar dari Tromsø, udah hampir 6 hari disiniii, cukuupp 🤣 😂 .

Syukurlah penerbangan sorenya lancar-lancar. Semua komat-kamit berdoa jangan sampai kesangkut di Tromsø lagi hihihi..

Begitulah trip kami melihat fenomena aurora borealis di Norwegia. Cerita selama muter-muter di Oslo mungkin akan lanjut di artikel lainnya. Ini perjalanan wisata luar negeri dan pengalaman yang ga bakal saya lupa seumur-umur, bahkan saat nulis ini pun rasanya saya masih macam mimpi kalau pernah menginjakkan kaki ke belahan dunia lain sejauh itu dan ‘dikasih bonus’ melihat aurora pula 😭 .

Semoga yang baca cerita perjalanan ini juga dimudahkan untuk bisa melihat fenomena aurora borealis yang cantik banget ini ya.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *