Tips Aman Nyaman Melewati Pemeriksaan di Bandara Internasional – Bagian 1

Author - January 23, 2018
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

​Ketika pertama kali traveling keluar negeri yang cukup jauh, hal pertama yang saya khawatirkan adalah pemeriksaan di bandara internasional. Iya, dari sekian hal yang semestinya saya pikirkan, saya justru paling deg-degan sama hal ini.

Membayangkan diri ini terdampar disuatu negara yang jauh, yang bahasanya tidak saya paham, kemudian dihadapkan dengan petugas-petugas bandara yang kebanyakan jutek-jutek itu, cukuplah membuat mual. Gimana kalau saya salah? Gimana kalau ditanya-tanya? Gimana kalau ga bisa keluar dari bandara? Duh.

Bagi yang berencana melakukan wisata luar negeri pertamanya, apalagi bila sendirian, bisa jadi mengkhawatirkan hal yang sama. Berikut tips-tips selama di bandara. Saat ini tipsnya untuk melewati pemeriksaan/security check point (SCP) di bandara internasional dulu ya, karena ini salah satu bagian yang ga jarang bikin traveler ‘nyangkut’ 😀

Isi Koper Untuk Melewati Pemeriksaan di Bandara Internasional

pemeriksaan di bandara
Sejak dirumah, barang-barang seperti pisau, cutter, gunting kuku, dan benda-benda tajam lainnya sudah ditaro di koper dulu ya. Jangan sampai kebawa di tas kabin soalnya bisa dipastikan bakal disita. Bahkan bisa jadi malah akan dicegat dan ditanya-tanya. Untuk pisau, senjata tajam, atau benda-benda dengan yang kategori ‘bahaya’ dan ‘mecurigakan’ mending ga usah dibawa kakaak.

Sabun, shampo, pembersih muka, body lotion, sambel, bumbu-bumbu, dan cairan-cairan berukuran besar lainnya (diatas 100ml) juga diletakkan di koper. Saran saya sih untuk sabun, shampo, dkk itu mending dipindah ke tempat-tempat kecil saja. Selain berat bawanya, menuh-menuhin tempat, toh biasanya di hotel/hostel juga ada. Dan di negara tujuan juga pastinya tersedia kalau-kalau stok yang kita bawa habis, sekalian belanja gituh.

Sementara untuk powerbank dan laptop, justru jangan ditaro koper. Biasanya petugas juga mengingatkan.

Oya, untuk jenis koper agar aman di bandara internasional, sebaiknya pilih koper yang sudah menggunakan TSA lock. Kalau kopernya belum ada kunci ini, bisa beli gemboknya terpisah, seperti di Ace Hardware juga banyak dijual kok. Gunanya buat apa? Jadi kalau tas kita dicurigai membawa barang-barang yang ngga sesuai, petugas bandara akan membuka koper kita dengan kunci TSA ini, kunci universal yang memang mereka ajah yang punya kuncinya. Kalau koper kita ngga pakai TSA lock berarti koper kita akan dibuka paksa. Daripada baper ngeliat koper dijebol, mending modalin aja beli gembok TSA kan 😂

pemeriksaan keamanan

Koper yang menggunakan TSA lock ada logo merah diamond seperti di foto.

Barang-barang di Tas Kabin Supaya Aman Melewati Pemeriksaan di Bandara Internasional

Siapkan paspor, visa, boarding pas, itinerary (kalau perlu) di tempat yang mudah di jangkau. Saya biasanya letakkan semua itu di satu tempat tersendiri kemudian ditenteng atau taro tas. Ada juga yang lebih suka pakai tas pinggang. Soalnya dokumen-dokumen ini bakal sering di cek dan ribet kalau sulit dijangkau. Dan di security check point, dokumen-dokumen ini akan lebih aman dan ga mudah tercecer kalau kita letakkan di satu tempat khusus.

bandara internasional

Biasakan untuk mengecek cairan-cairan yang kita bawa. Umumnya tidak boleh lebih dari 100ml per kemasan dengan total tidak lebih dari 1 liter. Body lotion saya pernah dibuang karena kemasannya besar, padahal isinya tinggal seperempatnya. Letakkan botol-botol cairan ini di ziplock/kantong transparan agar mudah diperiksa dan keluarkan dari tas saat akan melewati mesin screening. Gimana dengan ASI dan obat-obatan? Semestinya kedua benda ini bisa dibawa tanpa batasan 100ml. Saya sendiri selama ini masih mengikuti aturan dibawah 100ml untuk obat-obatan. Sementara untuk ASI, kalau pengalaman teman saya sih bisa lewat dengan aman, tapi sebaiknya ditanyakan lagi ke pihak bandara.

security check point

Barang-barang dapat diletakan di kantong transparan seperti ini supaya rapi dan mudah diperiksa.

Barang-barang elektronik yang lebih besar dari handphone seperti tablet dan laptop juga harus dikeluarkan dari tas dan diletakkan di tray.

Sementara untuk makanan seperti snack, permen, buah, roti, dan makanan-makanan lainnya umumnya aman dibawa di kabin. Saya pernah menenteng potongan ikan salmon asap sekitar 500 gram di tas kabin dan tidak masalah. Hanya saja disarankan untuk mengeluarkan makanan-makanan tersebut dari tas kabin untuk memudahkan pemeriksaan di bandara. Tapi saya belum pernah lakukan ini, suka kelupaan ngeluarinnya wkwkwk.

Oya, beberapa negara melarang jenis makanan tertentu masuk ke negara mereka, ada yang ketat sekali dengan aturan tersebut ada yang ngga. Untuk negara yang peraturannya ketat, kalau kedapatan kita membawa makanan-makanan yang dilarang, entah kita simpan di koper ataupun tas kabin, makanan tersebut akan disita. Jadi sebaiknya cari info dulu tentang peraturan membawa makanan di negara yang kita kunjungi. Cedih kan kalau udah capek-capek bawa makanan ternyata disita apalagi dibuang 😢

Intinya, untuk barang-barang di tas kabin ini diusahakan agar isi tas kita rapi dan barang-barang sudah dipisahkan sesuai kategorinya, dan sebaiknya sudah diletakkan di kantong-kantong transparan untuk memudahkan di security check point. Kalau ga pakai kantong-kantong itu, bisa juga menggunakan baki yang disediakan disana, walaupun saya pribadi kurang suka karena barang jadi berceceran.

Sementara itu dulu bagian pertama untuk tips melewati pemeriksaan di bandara internasional. Tunggu ya kelanjutannya.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *